Beberapa malam yang lalu Ibu Linna dan saya menonton liputan di TV tentang orang-orang yang sukses besar karena penemuan-penemuan dalam dunia internet.
Hampir semuanya mencapai kekayaan yang besar, tapi tidak meninggalkan dirinya yang sederhana dan bersahaja, dan terus membangun pelayanan yang indah bagi para pelanggannya.
Memang Tuhan memuliakan orang-orang yang bekerja keras bagi kebaikan orang lain. Kekayaan memampukan mereka untuk menjadi semakin berguna bagi orang lain.
Mereka tidak punya waktu untuk mewacanakan uang dan harta, atau kaya dan miskin, tapi sibuk memikirkan cara untuk semakin menguntungkan orang lain.
Mudah-mudahan kesibukan kita adalah belajar dan bekerja agar kita menguntungkan orang lain, dan semoga dengannya kita diberikan ilham tentang produk atau pelayanan yang menjadikan kita pribadi rajin yang menghasilkan keuntungan besar bagi sesama.
Jauhilah kebiasaan para penyedih yang hidupnya penuh keluhan dan ratapan tentang tidak adilnya dunia, dan marilah kita melebihkan kebaikan yang bisa kita berikan.
Keberhasilan itu lebih berkenaan dengan manfaat kita bagi sesama.
Tapi, sebelum itu - sudah bermanfaatkah kita bagi diri sendiri?
Mario Teguh – Loving you all as always
via Mario Teguh's Facebook Wall http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=10152090224189881&id=52472954880
Hampir semuanya mencapai kekayaan yang besar, tapi tidak meninggalkan dirinya yang sederhana dan bersahaja, dan terus membangun pelayanan yang indah bagi para pelanggannya.
Memang Tuhan memuliakan orang-orang yang bekerja keras bagi kebaikan orang lain. Kekayaan memampukan mereka untuk menjadi semakin berguna bagi orang lain.
Mereka tidak punya waktu untuk mewacanakan uang dan harta, atau kaya dan miskin, tapi sibuk memikirkan cara untuk semakin menguntungkan orang lain.
Mudah-mudahan kesibukan kita adalah belajar dan bekerja agar kita menguntungkan orang lain, dan semoga dengannya kita diberikan ilham tentang produk atau pelayanan yang menjadikan kita pribadi rajin yang menghasilkan keuntungan besar bagi sesama.
Jauhilah kebiasaan para penyedih yang hidupnya penuh keluhan dan ratapan tentang tidak adilnya dunia, dan marilah kita melebihkan kebaikan yang bisa kita berikan.
Keberhasilan itu lebih berkenaan dengan manfaat kita bagi sesama.
Tapi, sebelum itu - sudah bermanfaatkah kita bagi diri sendiri?
Mario Teguh – Loving you all as always
via Mario Teguh's Facebook Wall http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=10152090224189881&id=52472954880
Tidak ada komentar:
Posting Komentar